Tampilkan postingan dengan label SAPA HANA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAPA HANA. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 November 2015

KOPDAR IIDN : KOMUNITAS BAGAIKAN KOMPOR

Komunitas Menulis IIDN di Majalah Hadila

Setiap kita memiliki suatu kesenangan yang biasa disebut dengan hobi. Antara satu orang dengan orang lainnya bisa jadi memiliki hobi yang sama. Meski tidak sedikit pula yang memiliki hobi yang berbeda.

Sabtu, 10 Oktober 2015

POSTUR TUBUH TEPAT KERJA MAKIN SEMANGAT

 

Sebagian dari kita sering merasakan pegal atau kesemutan pada tangan atau pun kaki. Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah sikap tubuh kita yang kurang tepat. Kurang tepat di sini adalah posisi yang salah, atau bisa juga tidak adanya pergerakan yang kita lakukan dalam jangka waktu tertentu.

Senin, 05 Oktober 2015

SEGAR NIKMAT DI WARUNG SELAT

Selat Solo
Waktu menunjukkan pukul 12 tepat saat saya mulai membereskan meja kerja. Bukan bermaksud akan pulang, hanya mau cari makan. Sesuatu yang berkuah mungkin dapat menyegarkan diri saya dari kepenatan.

Sabtu, 26 September 2015

SURAT SAHABAT


Dari jaman dahulu hingga sekarang, masa remaja adalah masa dimana seseorang memiliki kecenderungan untuk lebih banyak bersiosialisasi, memperbanyak pertemanan, dan mencari jati diri. Pergaulan di masa remaja cenderung luas. Apalagi jika yang bersangkutan bukanlah murid sepu-sepu (sekolah – pulang – sekolah – pulang), tapi juga aktiv dalam organisasi. Atau sekedar menyibukkan diri dengan berbagai les. Pasti lebih banyak teman yang dimiliki.

Sabtu, 19 September 2015

BUKAN TUGASKU, YA!

Sumber foto http://www.businessknowhow.com

Kehidupan di tempat kerja tidak akan dapat dilepaskan dari tugas dan tanggung jawab. Ini adalah satu paket. Apapun posisi Anda di tempat kerja pasti akan mendapatkannya. Tugas dan tanggung jawab yang Anda dapatkan bisa bersifat individu atau juga sebagai bagian dari team. Biasanya tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh atasan kepada bawahannya berdasarkan latar belakang pendidikan, kemampuan, pengalaman, dan sikap.

Kamis, 17 September 2015

JUNIOR, THIS IS ME!


Sumber Gambar : http://civilitypartners.com

Ada budaya di dunia kerja yang terkadang membuat karyawan yang baru bergabung di sebuah perusahaan (junior) menjadi sulit beradaptasi dengan lingkungan barunya, terutama terhadap rekan kerja yang telah terlebih dahulu bekerja (senior) di perusahaan tersebut. Tidak peduli posisi junior tersebut setara atau bahkan lebih tinggi dari seniornya, senioritas, sering menjadi sesuatu yang menakutkan bagi junior. Jika melakukan kesalahan maka akan disalahkan habis-habisan, tapi kalau benar tidak dipandang sama sekali.

Rabu, 16 September 2015

FAREWELL PARTY UNTUK SAHABAT DI HATI

Foto by Hana Aina
Bagi saya, bekerja tidak hanya melulu soal mencari uang. Bekerja bisa jadi ajang aktualisasi diri, tantangan bagi diri sendiri untuk terus belajar dan berkembang. Selain itu, bekerja juga salah satu cara untuk memperbanyak teman, sahabat, bahkan "keluarga". Coba Anda renungkan sejenak, semenjak Anda pertama kali masuk ke dunia kerja, sudah berapa banyak Anda mendapatkan teman baru, sahabat baru, keluarga baru?!

Senin, 14 September 2015

KOPDAR KE-8 IIDN

Personil IIDN Solo

Pagi menjelang siang, cuaca Solo sangat terik. Matahari bersinar menyilaukan. Ini bukan hari pertama Solo mendadak menjadi sangat panas. Kalau dilihat di alat pengukur suhu, panasnya mencapai 34ºC. Namun semua keadaan itu tidak menyurutkan semangat ibu-ibu cantik nan sholehah untuk bertemu dan berbagi ilmu.

Minggu, 13 September 2015

BIBIR SEHAT MERONA DENGAN KHALISA


Sebagai wanita yang bekerja di luar rumah dan bertemu dengan banyak orang, penampilan adalah salah satu modal. Memang bukan yang utama, namun dengan penampilan yang baik dan terlihat segar dan sehat akan sangat menunjang kepercayaan diri dan memperlancar kerja.

Sabtu, 15 Agustus 2015

KUE LEKER LEGENDA JAJANAN

Foto by koranjitu.com
Ada satu jajanan di Solo yang sedari dulu hingga sekarang tetap mampu eksis. Dari jaman saya masih duduk di taman kanak-kanak, jajanan ini sudah ada. Sampai sekarang saya mengajar murid taman kanak-kanak, jajanan ini pun masih ada. Yang jualan juga masih sama. Wah, setia sekali, ya, si bapak ini ^^

Rabu, 01 Juli 2015

SAAT YANG KUINGIN HANYA DIRIKU


It's me time
Di sepanjang waktu yang aku lalui, ada saat dimana aku hanya menginginkan diriku sendiri. Tanpa teman, tanpa orang lain. Suasana langka. Aku dapat rehat sejenak dari segala aktivitas, jauh dari semua pemikiran orang, hanya menyisakan monolog: aku dan diriku.
Aku bisa berada dimana saja. Diantara keramaian orang berlalu lalang, diantara tumpukan buku dan bantal-bantal, atau hanya sekedar melangkahkan kaki tanpa tujuan. 

Rabu, 01 April 2015

JUSE BERSAMA DKK SURAKARTA


Spanduk selamat datang bagi peserta JuSe

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat adalah dengan mengadakan kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan perilaku hidup sehat. Tak dapat dipungkiri, melakukan tindakan pencegahan adalah hal yang dilakukan untuk menghindari munculnya berbagai macam penyakit
Salah satu yang harus selalu menjadi perhatian saat musim hujan tiba adalah datangnya wabah penyakit. Apalagi jika masyarakat kurang memperhatikan kebersihan lingkungan. Penyakit akan mudah sekali timbul dan menyebar. Bahkan dapat menjadi kejadian luar biasa atau KLB. Salah satu penyakit yang sering dikategorikan KLB adalah demam berdarah. 

Sabtu, 21 Februari 2015

LAGI!! KOPDAR IIDN KE-7

 Pagi itu matahari bersinar cerah. Bahkan sangat cerah. Tak hanya sinarnya yang menyilaukan. Panas matahari yang mulai beranjak siang juga mulai membakar kulit. Untung saja ada sunblock untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari sekaligus menghambat kerja melanin hingga kulit tidak menjadi gelap. Korban iklan, nih, hahaha ...




Tapi apapun yang terjadi hari itu tidak menyurutkan semangat anggota IIDN Solo untuk kopi darat (KopDar) yang ke-7. Hari Minggu 15 februari 2015 bertempat di Istana Amay, Perumahan Citra Pesona Indah2 No.22 Gedongan Colomadu, 16 ibu-ibu ... Eh, diralat. Karena ada beberapa yang masih single ... 16 wanita anggota IIDN Solo berkumpul. Ini termasuk absen terbanyak lho yang pernah datang ke KopDar IIDN Solo. Selain temu kangen dan mempererat silaturahim, kali ini anggota IIDN Solo berencana menjenguk keponakan baru, putra kedua dari Mbak Arinta Adiningtyas bernama baby Agga.

Senin, 15 Desember 2014

KOPDAR IIDN KE-6 : 1st Anniversary

Happy birthday to you
Happy birthday to you
Happy birthday IIDN Solo
Happy birthday to you

Happy 1st anniversary ... :D


Nggak terasa 1 tahun sudah IIDN Solo malang melintang di dunia kepenulisan. Sudah kek pendekar aja ya, hahaha :D Selamat buat IIDN Solo. Selamat juga buat para membernya yang makin hari makin eksis dengan berbagai prestasinya.

Rabu, 10 Desember 2014

ONCE UPON TIME IN SELARAS



Bagi beberapa orang, memiliki perjalanan karir perlu melalui beberapa tempat kerja sebelum akhirnya mendapatkan tempat kerja yang klik. Klik di sini bukan hanya dilihat dari segi finansal, tapi juga suasana kerja, rekan kerja, sikap bos dan sistem yang dijalankan di tempat tersebut. Bisa dibilang, ini adalah proses mencari-cari. Dalam proses mencari itulah, terkadang, kita menemukan atau bahkan membuat sebuah hubungan yang menghadirkan cerita-cerita seru dengan rekan kerja, atasan atau juga asisten. 

Minggu, 17 Agustus 2014

KOPDAR IIDN SOLO KE-5


          Hai ... Hai ... Hai ...
Jumpa lagi dengan IIDN Solo. Kali ini IIDN-Solo membawa kabar kopdar ke-5 sekaligus halalbihalal pasca lebaran yang sukses diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus 2014. Sengaja acara ini diselenggarakan bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia agar semangat perjuangan para pahlawan dapat menular kepada para anggota IIDN Solo. Memang sih bukan semangat berperang melawan penjajah Belanda, tapi berjuang mempertahankan semangat untuk tetap menulis, untuk tetap menggempur media dengan karya, dan juga tetap menjaga mood meski sering menjalani penantian panjang tanpa kabar berita atas karya yang telah dikirim. (Berasa curhat :))
Acara yang mengambil tempat di Sego Wiwit, Jl. Adi Sucipto No. 48B Colomadu Karanganyar ini, dihadiri oleh 14 orang anggota. Alhamdulillah, ya. Paling tidak ada peningkatan daftar hadir dari pertemuan-pertemuan sebelumnya yang hanya berkutat pada angka 13 orang saja, hehe ... Berarti kutukan angka 13 telah terpatahkan, hahaha ... (jangan dipercaya, ini tahayul :))

Senin, 09 Juni 2014

TEMU KANGEN IIDN SOLO KE-4


Minggu, 8 Juni 2014, untuk ke empat kalinya komunitas Ibu Ibu Doyan Nulis cabang Solo mengadakan kopi darat alias KopDar. Acara ini diselenggarakan di Taman Balai Kambang dengan tuan rumah Uti kami tercinta, Astutiana Sugiastuti. Acara ini  tidak hanya menyambung silaturahmi antar anggota IIDN Solo yang berjumlah sekitar 100 orang, meski yang datang (selalu) cuman 13-15 orang saja, tapi hal itu tidak mengurangi esensi dari pertemuan.
Sebenarnya bukan hanya tentang menyambung silaturrahmi aja, tapi juga ada sharing ilmu. Nah, inilah yang paling ditunggu-tunggu oleh semua. Masing-masing anggota dari IIDN Solo memiliki kemampuan menulis di banyak bidang. Ada yang fokus pada cerita religi, cerita inspirasi, cerpen, blogging, naskah non fiksi, dll. Kali ini yang ditodong ilmunya adalah Ety Handayaningsih S dan Zakiah Wulandari.


              Ety Handayaningsih adalah seorang blogger yang aktif. Beliau membagikan ilmunya tentang bagaimana cara membuat blog, mengelola, sampai cara mendulang uang dari blog. Menurut Ety Handayaningsih, pemilihan nama serta isi konten blog yang jelas, akan mempermudah para pencari untuk menemukan alamat blog kita. Usahakan agar tampilan blog jangan terlalu ramai karena akan membuat kurang nyaman pengunjung. Apalagi jika tampilan yang ramai tersebut sampai mengganggu tampilan postingan. Tampilan blog yang simpel dan mudah dibaca ternyata lebih disukai pengunjung.
Bagi ibu dua anak ini, mengelola blog pribadinya merupakan sebuah keasyikan tersendiri di sela-sela waktu luangnya sebagai ibu rumah tangga. Selain untuk menyalurkan hobi menulisnya, ngeblog juga dapat dijadikan salah satu sumber penghasil pundi-pundi keuangan. Ety Handayaningsih memberikan tips bagi anda para blogger yang ingin mendapatkan penghasilan dari blognya.
Anda sebagai blogger, dapat bermitra dengan perusahaan sebagai publisher (penayang iklan) dengan  mempromosikan produk milik perusahaan di blognya. Bagi anda yang menyukai tantangan, blogger rajin mengikuti lomba blog dengan berbagai macam hadiah yang ditawarkan juga bisa menjadi pilihan. Anda juga dapat menyewakan blog anda sebagai tempat memasang iklan, apalagi jika blog anda memiliki traffic yang tinggi, pasti akan banyak yang berminat memasang iklan di blog anda. Pendapatan dihitung dari setiap klik yang dilakukan pengunjung blog. Namun jangan sampai, ya, anda mengklik iklan di blog anda sendiri atau meminta teman-teman anda untuk mengklik iklan yang bersangkutan secara otomatis, karena itu melanggar aturan. Konsekuensinya, blog anda bisa dibanned.
Lain lagi dengan pembicara ke-2, yaitu Zakiah Wulandari. Ibu 2 anak yang juga mantan editor majalah femina ini lebih fokus pada penulisan artikel. Menurut Zakiah Wulandari, artikel memberikan keleluasaan bagi penulisnya untuk lebih menghidupkan topik utama dari tulisannya sehingga menjadi lebih menarik. Meskipun demikian, penulisan artikel tidak boleh keluar dari fakta, data dan analisa yang dapat dipertanggung jawabkan. Penggunaan unsur 5W+1H tetap menjadi pedoman dan pengembangan tulisan.  Pemilihan kata yang tepat, gaya penuturan yang ringan dan cerdas, serta sedikitnya penggunaan kata asing, mempengaruhi penilaian sebuah artikel.


Acara temu kangen IIDN Solo nggak pernah lepas dari kemeriahan anak-anak dan bapak-bapak. Meski mereka tidak terlibat secara langsung dalam acara ini, tapi keberadaan mereka selalu membuat acara IIDN menjadi meriah. Secara tidak langsung, mereke mensupport emak mereka untuk tetap berkarya. Mereka telah rela menghabiskan waktu untuk menunggu emak mereka yang sedang berbagi ilmu. Ayo, semangat berkarya, keluarga besar IIDN Solo!!! :) 

Kamis, 22 Mei 2014

AKU ANAK SEHAT BERPRESTASI HEBAT


Rabu, 21 Mei 2014, Ibu Ibu Doyan Nulis Solo (IIDN Solo) mendapat undangan spesial dari Tupperware. Acara yang diselenggarakan di Gedung Batari, Slemet Riyadi, Solo, adalah dalam rangka acara konferensi perss program Tupperware untuk anak Indonesia, yaitu Aku Anak Sehat (AAS) bersama Tupperware. Program ini telah berjalan selama 7 tahun dan telah menjangkau 1.855 sekolahan, 200.000 murid dan 300.000 guru Sekolah Dasar. Dengan diselenggarakannya program ini, Tupperware ingin mengukuhkan kepeduliannya terhadap anak-anak Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh Umayanti Utami selaku Public Relation & Marketing Communication Manager PT. Tupperware, serta pakar pendidikan dan anak sekaligus psikolog Dr. Rose Mini A. P.M.Psi


Untuk tahun ini, tema yang diusung adalah Membangun Karakter Hidup Bersih, Sehat, dan Mandiri. Sasaran program ini adalah anak-anak usia sekolah, karena pada masa-masa ini anak sangat rentan terhadap masalah kesehatan. Kemandirian dan kebiasaan anak untuk selalu hidup sehat yang belum terbentuk mempengaruhi taraf kesehatannya. Padahal aspek kesehatan inilah yang berperan dalam pencapaian prestasi anak. Anak yang sering sakit-sakitan, tentu akan sulit menerima pelajaran dengan baik. Apalagi jika anak sampai sering tidak masuk karena alasan sakit, tentu pejarannya akan tertinggal.
Orang tua dan lingkungan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter hidup bersih, sehat dan mandiri pada anak. Pengarahan dan bimbingan dari orang-orang sekitar sangat di perlukan. Anak suka meniru. Karenanya  hendaklah orang tua dan lingkungan menjadi roll model yang baik bagi anak.
Biasakan anak untuk sarapan sebelum berangkat sekolah. Sarapan akan memberikan asupan energi yang dibutuhkan anak sebelum melakukan aktivitasnya seharian. Tak lupa, ibu membawakan bekal sehat agar anak tidak jajan di luar. Jajanan di luar tidak terjamin kesehatannya, baik dari segi bahan maupun cara pengolahannya. Selain itu, ibu juga dapat mengontrol asupan gizi sesuai dengan kebutuhan anak.
Di sekolah, guru juga memiliki peran dalam membiasakan hidup sehat kepada murid-muridnya. Guru dapat memberikan contoh dengan membawa bekal ke sekolah dan menjelaskan pentingnya membawa bekal makanan yang sehat. Guru juga dapat membuat program bagi murid-muridnya untuk membiasakan mencuci tangan sebelum makan, dan membuang sampah pada tempatnya. Diharapkan dengan adanya pembiasaan ini, anak dapat menjaga kesehatannya sendiri serta kesehatan lingkungan di sekitarnya.
Butuh ilmu dan ketelatenan dalam mendisiplinkan anak untuk hidup sehat. Mulailah dari diri kita sendiri, lalu tularkan kepada anak-anak kita ... gaya hidup sehat. J

Rabu, 17 Oktober 2012

Semangat Dalam Gelap




Semangat malam ... :)

Alhamdulillah, hujan lagi. Meski masih dalam kondisi yang sama. Hujan deras dan angin kencang.

Hari ini hujan datang tepat saat aku mulai mengajar sesi kedua di kelas.

Hanya ada tiga anak di kelasku saat itu. Awalnya suasana aman, nyaman dan terkendali. Namun tiba-tiba hujan dan angin besar datang. Dimulailah kegaduhan di kelas.

Kelasku yang semi outdoor (kelas yang sengaja aku tempatkan di sebuah ruangan agak terbuka, di depan taman), hampir saja diporak porandakan oleh angin. Buku-buku dan kertas-kertas beterbangan. Mungkin kalau kami tidak berat, kami juga ikutan terbang, hehe ... (rada lebay yang ini). Belum lagi kegaduhan reda, disusul dengan mati lampu. Seru kecewa membahana. Serempak, seperti paduan suara. Aaaaa ...! Harap maklum. Besok mereka ada ulangan. Jadi musti belajar
ekstra.

Anak-anak kuberi pilihan. Mau dilanjut, atau dihentikan. Yang ada di benakku saat itu, anak-anak pasti akan memilih kelas dihentikan. Suasana kelas yang remang-remang, dingin dan bising pasti membuat mereka mengemasi buku dan peralatan tulis lalu memeluk tas mereka sambil menunggu hujan reda. Ternyata, dugaanku salah. 


"Ayo, lanjut belajarnya," kata salah satu dari mereka.
"Tapikan gelap," kilahku, coba untuk memancing reaksi mereka.
"Kan bisa pakai lampu emergency," jawab mereka, masih semangat.
"Lampunya rusak," kilahku lagi, masih penasaran karena mereka tetap semangat. (tapi yang ini aku tidak bohong. Lampunya memang sedang rusak).
"Pakai lilin saja," seru mereka dengan wajah berbinar, seperti baru saja menemukan sebuah ide brilian.

Dan akhirnya aku menyerah. Aku sangat salut dengan semangat belajar mereka. Dengan keterbatasan hari ini, kelas kami tetap berjalan. Walau hanya dengan penerangan lampu teplok (nah, yang ini apalagi bahasa Indonesianya?). 

Romantis, ya? Hehe ... :D