Rabu, 21 April 2021

Intip Barang Wajib di Tasku saat Bepergian


Terkadang, tas bagi perempuan itu selayaknya kantong Doraemon. Mau mencari apa saja ada di dalamnya. Baik bagi perempuan single sampai yang sudah punya baby, tas menjadi barang yang musti menyertai.

Saat bepergian, saya sering membawa tas. Entah itu tas jinjing, tas selempang, atau juga tas ransel. Pergi tanpa membawa tas itu rasanya ada yang kurang. Saya bisa mati gaya. Belum lagi barang segambreng yang harus saya bawa. Sepertinya sangat tidak mungkin, saya pergi tanpa tas.

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, tas perempuan itu semacam kantong ajaib Doraemon. Banyak barang yang bisa ditemukan di tas. Mulai dari barang ukuran besar hingga printilan kecil. Ada yang memang benar-benar diperlukan, tapi tak jarang pula ada barang yang nggak jelas fungsinya, haha.

Ini bisa lebih seru lagi saat perempuan menggunakan tas dengan banyak kantong dan sekat. Anda bisa menemukan uang koin dimana-mana, slip pengambilan duit, nota pembelajaan, sampai bungkus permen. Kebayangkan betapa penuhnya tas tersebut.


 


Baca juga >>> 5 Hal yang Bisa Dipertahankan Selama Ramadhan

 

Menata Barang Dalam Tas

Jika Anda termasuk yang suka membawa banyak barang di tas, tenang! Anda tidak sendiri, kok. Saya juga tipikal yang demikian. Kalau memang barang-barang tersebut kuperlukan, saya akan tetap membawanya. Apalagi jika barang-barang tadi sangat mendukung aktivitas dan kegiatanku, baik di kantor maupun di luaran sana, tentu saya harus mengangkutnya di tas.

Untuk mensiasati agar tas tidak terlihat penuh, apalagi malah kesannya sangat berantakan, ada beberapa hal yang biasa saya lakukan.

  • Kelompokkan barang yang dibawa

Saya terbiasa menyiapkan keperluan pada malam hari, tepatnya sebelum tidur. Ini bukan hanya saat saya akan pergi ke kantor esok hari, tapi juga saat saya mempunyai kegiatan lain, berkegiatan dengan teman komunitas misalnya.

Saya mengecek semua barang yang perlu dibawa lalu mengelompokkannya sebelum dimasukkan ke dalam tas. Misal segala hal yang berhubungan dengan gadget, seperti ponsel, colokan, akan saya kelompokkan sendiri. Segala keperluan tulis menulis mulai dari buku agenda dan juga stationary juga saya kelompokkan sendiri.

  • Pilih tas dengan banyak sekat dan kantong.

Saya tidak terbiasa dengan tas kecil. Tasku biasanya berukuran sedang hingga besar, dengan beberapa sekat atau kantong. Saya memanfaatkan sekat dan kantong itu untuk memisahkan beberapa barang sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Itu sebabnya sebelum memasukkannya ke dalam tas, saya mengelompokan mereka terlebih dahulu.

  • Gunakan pouch

Jika kebetulan tasku tidak punya banyak sekat dan kantong, saya bisa memanfaatkan pouch. Kebetulan saya punya beberapa pouch dan saya menggunakannya untuk meletakkan barang-barang tersebut berdasarkan kegunaan : gadget, stationary, bank kit, dll.

Setelah semua masuk, barulah pouch-pouch tadi saya masukkan ke tas. Cara seperti ini sangat membantuku menjaga tas tetap rapi. Ini juga sangat membantu saat saya membutuhkan sesuatu, saya tinggal mengambil pouch sesuai kegunaan tadi. Barang yang saya butuhkan sudah ada di dalamnya.



Baca juga >>> Inilah 5 Minuman Favorit Nikmat Disajikan Hangat

 

Barang Wajib di Tasku

Kalau ngomongin barang apa saja yang ada di dalam tasku, duh! Itu banyak banget, wkwkwk. Atau mungkin pertanyaannya diganti, barang apa saja yang tidak ada di dalam tasku? Haha.

Saya terbisa beraktivitas dengan sekali jalan. Dalam artian, sekali keluar rumah, saya bisa singgah di beberapa tempat sekaligus termasuk ngantor. Karenanya, saya membawa semua kebutuhanku di dalam tas.  Kebayangkan betapa penuhnya tasku, wkwkwk. Nggak masalah sih tasnya penuh yang penting rapi. Biasanya saya hanya menyimpan 7 macam saja di dalam tas.

  • Dompet.

Dompet itu barang yang tentu saja harus ada di dalam tas, ya. Selain berisi uang cash, dalam dompet juga ada beberapa kartu untuk transakasi non tunai. Ada juga kartu identitas seperti KTP, SIM, dll. Jangan sampai ketinggalan katu-kartu ini ketinggalan, ya. Ada kalanya tiba-tiba saya memerlukan kartu-kartu ini.

  • Gadget.

Kebetulan saya menggunakan beberapa ponsel untuk mendukung kegiatan baik di kantor maupun berkomunitas. Tak jarang juga saya mengerjakan pekerjaanku lewat gadget. Bukan hanya sekedar mengirim kabar tapi juga membuat laporan online, rapat kantor, seminar, dll. Saya masukkan semua gadget ini dalam satu pouch. Di dalamnya, saya juga menyimpan kabel charger. Dengan keberadaan kabel ini di dalam pouch, saya tidak perlu panik saat baterai ponsel atau tablet low batt. Saya tinggal sambungkan kabel charger ke stop kontak. Saya harus segera mengisinya kembali agar aktivitasku tidak terganggu, apalagi sampai mandeg. Jangan sampai, deh!

  • Buku agenda.

Saya selalu membuat to do list kegiatan setiap hari. Saya menuliskan smeuanya di buku agenda. Ini saya lakukan untuk menghemat waktu karena semua kegiatan saya menjadi lebih terarah. Dari sebelum keluar rumah, saya sudah memiliki gambaran akan pergi kemana saja, mau ngapain saja, sampai berapa lama kira-kira saya berada di sana. Karenanya, saya butuh buku agenda ini selalu berada di tasku. Setelah selesai urusan di suatu tempat, saya tinggal mengecek buku agenda, kemana lagi saya harus pergi setelahnya.

  • Stationary.

Zaman sekarang banyak hal bisa dilakukan lewat gadget. Salah satunya dalam hal tulis menulis. Namun bagiku, menulis di atas kertas tetap penting. Saya lebih suka menulis di agenda dari pada menuliskannya di gadget. Karenanya, selain agenda, saya juga membawa pouch berisi stationary : bolpoin, pensil, stabilo, flashdisk, dan berbagai printilan stationary lainnya. Benda-benda kecil seperti pulpen dan teman-temanny ini sering  terselip di antara barang lainnya. Tidak jarang saya musti membongkar tas untuk menemukannya. Etapi itu dulu. Ssekarang, saya memasukkan semua ini di sebuah pouch, lalu memasukkannya di dalam tas supaya tidak ambyar.

  • Bank kit.

Salah satu pekerjaan saya berhubungan dengan keuangan, termasuk di dalamnya urusan pembayaran. Tidak jarang tetiba saya harus transfer ke vendor saat itu juga. Karenanya, saya harus selalu siap dengan bank kit di tas. Biasanya, dalam bankit-ku ada kartu ATM, buku tabungan, dan segala hal yang berhubungan dengan bank dan pembayaran.

  • Healty kit

Ini tuh seperti petolongan pertama pada kecelakaan alias P3K yang saya simpan di pouch di dalam tas. Terkadang, saat saya terlalu sibuk dengan banyak hal yang harus diselesaikan, tetiba kepala cenut-cenut. Kalau begini, langsung deh saya keluarkan minyak aroma terapi. Di sinilah saya memandang pentingnya membawa beberapa obat, vitamin, minyak aroma terapi, dll di dalam tas.

Untuk healty kit ini, biasanya saya menggunakan pouch dengan dua sekat. Sekat pertama saya isi obat dan vitamin yang dikonsumsi. Sedangkan sekat satunya, saya isi dengan obat yang tidak dikunsumsi, misal minyak aroma terapi. Bahkan, saya juga memasukkan pembalut bersih juga di dalamnya untuk mengantisipasi kalau-kalau tamu bulanan tiba-tiba datang.

  • Kosmetik

Saya yakin, untuk hal yang satu ini hamper ada dis etiap tas perempuan, ya, haha. Dalam pouch ini, saya memasukkan parfum, lipen, lipbalm, dll. Kalau tiba-tiba harus datang ke suatu acara, tentu saya perlu touch up wajah biar keliahatan lebih segar. Dan biasanya di sini pula saya menyimpan handsanitizer selama pandemi ini.


 

Baca juga >>> 7 Cara Simple Merancang Acara Tanpa Ribet

 

Huahoho … Ternyata banyak juga barang bawaanku, ya, haha. Etapi nggak apa, sih. Kan memnag saya memerlukannya untuk mendukung kerja dan aktivitas. Kalau Anda, seberapa banyak barang bawaan di tasmu?

 

  

~ Hana Aina ~

 

 

Baca juga, ya ...




















26 komentar:

  1. Banyak juga isi tasnya ya mbak. Kalau saya tipe orang yang nggak suka bawa tas ke mana-mana. Yang penting harus pakai pakaian yang ada sakunya buat ngantongi hp, duit sama kartu ATM

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Saya tipe orang yang harus bawa tas gede, jadi semua bisa masuk, wkwkwk :D

      Hapus
  2. Kalau aku, buku agenda ga dibawa2 sih hihihi. Wajib banget dompet isi lengkap, hp, mukena, air mineral botol ukuran kecil, tissue basah, dan make up :) Make up cuma bedak, lipstik, alis aja hahahahah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya suka nulis semua kegiatan di agenda, kalu nggak ditulis suka lupa, hihi :D

      Wah, alis tetep eksis, ya :D

      Hapus
  3. rapi mba, aku kemana-mana hampir ga pernah bawa kosmetik karena buatku dandan cuma pas di rumah aja wkwkwk makanya suka kulehe kalau siangan dikit :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pakai kosmetiknya kalau pas meeting atau ketemu klien aja, Mbak. Biar kelihatan segeran dikit, gitu :D :D :D

      Hapus
  4. saya tipe penyuka tas besar kalau pergi2
    dan juga lebih suka back pack atau tas selempang
    oh ya, sejak pandemi ini jadi wajib ada hand sanitizer sama cadangan masker di tas deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak. Kalau bawa tas besar itu rasanya tenang, semua sudah keangkut, wkwkwk :D :D

      Masker dan handsanitizer jangan lupa :)

      Hapus
  5. hahah..kalai diingat memang kayak tas doraemon ya tas perempuan itu...
    Hampir sama sih isinya, terutama sekarang yang selalu ada healthy kit, masker cadangan, hand sanitizer, antibacterial spray dan yang terkait prokes

    BalasHapus
  6. Aku udah lama nggak bawa buku agenda mba. DUlu padahal sering sekali bawa. Makasih sudah ingatkan mba

    BalasHapus
  7. lengkap banget ya isi tasnya mba. Kalau tas aku sekarang ini selain selalu ada hand sanitizer dan tisu basah juga ada cadangan masker

    BalasHapus
  8. wahh sama mbak, aku juga bawa barang barang yang mbak tulis disini tiap pergi, makanya selalu bawa tas ukuran besar

    BalasHapus
  9. Sejak tau cara menata tas, jadi nggak semrawut lagi isi tasku mbk wkwkwk. Pouch ini beber bener membantu lho. Pouch a isinya kosmetik, Pouch b isinya charger. Jadi pas nyari nggak bongkar semua, tinggal ambil Pouch, aman deh tas nggak berantakan

    BalasHapus
  10. Belom lagi kalo punya baby ya mbak, duh tote bag satu itu kurang rasanya!
    Nah saya menyikapi dengan bawa 2 bag, 1 tas selempang untuk printilan wajib, dan satu lagi yang udah kayak koper mini jalan....

    BalasHapus
  11. Setelah punya anak, isi dalam tas kalau kemana-mana harus ada diapers minimal dua, sufor, baju pengganti anak. Hhhh

    BalasHapus
  12. barang yang wajib di dalam tas kamu mak, hampir mirip dengan yang setiap hari kubawa dalam tas, makanya agak sulit buatku bawa tas kecil

    BalasHapus
  13. Soal Healty kit, aku biasanya bawa obat yang memang bakal kuperlukan jika bepergian jauh. Misal obat mual, sakit kepala, atau minyak kayu putih. Selebihnya hampir sama sih. Emang perlengkapan dasar seseorang

    BalasHapus
  14. Ibu2 isi tasnya kayak kantong doraemon yak :D
    Buanyaakk bin lengkap
    samaa kita Mak :D

    BalasHapus
  15. Perempuan kudu rempong, hehehe..
    Aku pernah lupa bawa semacam hand cream dan lipgloss gitu, alhasil, gak nyaman sendiri. Jadi kalau mau gak ketinggalan, suka aku taruh di mobil aja...tasnya bawa yang handy dan simple.

    BalasHapus
  16. Wah aku sekarang udah gak rutin bawa agenda. Kalo lagi ada event aja baru bawa agenda. Itu pun lebih sering nya nulis di gadget karena jarang nulis nb pakai tangan hasilnya jelek

    BalasHapus
  17. Lumayan nih bawaannya kak. Gede tasnya pasti. Haha.. Aku sekarang suka pake sling bag. Jadi bawa barang seperlunya aja. Paling penting tentu HP, uang, dan hand sanitizer.

    BalasHapus
  18. Aku banget kalau yang gak bawa tas bingung mau naruk hape dimana wkwkwkw.. dan ya.. seneng banget sama tas yang banyak sekatnya :D

    BalasHapus
  19. Sebagian besar bawaan atau isi tas kita saat bepergian sama nih. Kecuali di bagian kosmetik, duh ku gak pake kosmetik soalnya. Hehhehe. Ajarin dong~

    BalasHapus
  20. aku kadang pakai organizer mak buat tas jadi kalau mau ganti tas bawaan sama isian ya sama
    kalau ga pake rasanya berantakan kemana-mana xD

    BalasHapus
  21. Lengkap isi tasnya ya, Mbak. Saya paling cuma ada dompet, hape, hand sanitizer dan tissue basah kalau cuma pergi sebentar. Tapi akalu agak lama pasti bawa pouch kosmetik dan pouch powerbank sama pulpen.

    BalasHapus
  22. waaa isi tasnya lengkap banget, aku perlahan mengurangi berat yg dibawa, karena nambah handspray sanitizer dan masker.

    BalasHapus

Terima kasih telah berbagi komentar