Selasa, 05 Maret 2019

Tips Mix and Match untuk Tampil Percaya Diri ala Octaria Kenes


Percaya diri adalah satu hal yang dapat memberikan semangat dalam hidup. Percaya atau tidak, saat memiliki percaya diri tinggi, saya seolah mendapatkan kekuatan untuk melangkah. Ada semacam kekuatan dalam diri yang membulatkan tekadku untuk melangkah. Termasuk menjadi manusia menjadi lebih baik.

Salah satu cara menumbuhkan percaya diri adalah dengan menjadi diri sendiri. Menjadi diri sendiri bisa mencakup banyak hal. Salah satunya adalah melalui penampilan. Ini nih yang dibahas bareng Mbak Octaria Kenes di acara Event Colaboration KEBSolo bersama Wardah Kosmetik di Alana Solo Hotel.

Di acara talk show bertajuk Grooming Your Personality with Your Own Style ini, Mbak Ria, demikian dia biasa disapa, mengajak para peserta yang semuanya perempuan untuk mengenali style penampilan diri melalui eksperimen di bidang fashion. Kenapa harus grooming?

Yup! Selama ini orang mengenal istilah grooming lebih banyak digunakan untuk kucing. Ngapain aja sih kalau kucing lagi di-grooming? Perawatan, dong. Mulai dari perawatan bulu, kuku, dan telinga. Etapi sebenarnya grooming bisa kok diterapkan pada siapa saja. Karena pada dasarnya grooming yang berasal dari groom itu artinya memperbaiki diri, merawat, merapikan diri.

Untuk kita nih, grooming bisa dilakukan dalam banyak hal : grooming your look, grooming your knowledge, termasuk grooming your personality yang salah satunya dengan meningkatkan rasa percaya diri.

Kenali Diri Sendiri
Menurut Mbak Ria, ada 3 macam tipe kepribadian. Ada tipe cuek, simpel, dan fashionabel. Masing-masing kepribadian ini memiliki keunikan tersendiri. Yuk, kenalan lebih jauh dengan ke-3 tipe kepribadian ini!

Cuek. Orang dengan kepribadian cuek tidak begitu memperhatikan soal penampilan. Karena penampilan bukanlah hal penting, biasanya mereka hanya punya koleksi sedikit baju di almari. Dalam mempadu padankan pakaian pun tidak begitu memperhatikan estetika. Selama mereka nyaman, lanjut aja. Nggak begitu peduli dengan komentar orang soal penampilannya.

Orang dengan tipikal cuek biasanya juga tidak peduli dengan perkembangan fashion. Bahkan bisa dibilang blind fashion. Yang dipunyai hanya itu itu saja. Tidak peduli soal model, corak, ataupun warna.

Simpel. Tipikal yang satu ini bisa dibilang sebelas dua belas dengan si cuek. Hanya saja orang yang simple dalam urusan fashion memiliki perhatian terhadap estetika. Kolekasi pakaiannya sedikit lebih banyak sih dari si cuek. Masih terlihat memperhatikan corek, warna, dan juga model. Namun tetap slow fashion karena koleksinya tidak komplit dan kurang up to date.

Fashionabel. Kalau yang satu ini, up to date banget masalah fashion. Apapun yang sedang menjadi tren, langsung diikutin. Harus punya. Lengkap. Bisa dibilang mereka adalah para fast fashion dan selalu ingin menjadi trend setter. Mereka menginspirasi orang awam dalam hal fashion.

Orang dengan tipikal fashionabeli ini almari bajunya selalu penuh dengan pakain berbagai macam model, corak, dan warna. Ini belum termasuk aksesoris untuk melengkapi penampilan. Karena harus terus update fashion, tidak jarang akhirnya mereka menjadi royal dalam berbelanja. Huahoho ... Hati-hati jadi boros, ya.

Saatnya Kita Grooming!
Ada yang bilang, don’t judge book from the cover. Jangan menilai seseorang dari penampilannya. Ada benarnya sih kata-kata ini. Tapi ... bagaimana, ya. Pada kenyataannya saat kita bertemu dengan seseorang untuk pertama kali, mau tidak mau yang kita nilai pertama kali adalah penampilannya. Penampilan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Meski melihatnya tidak secara langsung yang pastinya akan membuat sebagian orang tersinggung. Setelah ada interaks, barulah penilaian yang lainnya baru muncul.

Inilah perlunya kita memperhatikan penampilan. Meski kita tidak harus mati-matian mengikuti pergerakan fashion dunia, namun tidak buta fashion juga. Apalagi bagi perempuan. Perempuan itu indah, karenanya harus tetap dijaga keindahannya. Betul?

Inilah pentingnya grooming. Kita senantiasa memperbaiki diri, salah satunya dari sisi penampilan. Bagi seorang yang fashionable dan selalu mengikuti perkembangan fashion, mungkin harus menyediakan budget sendiri ya setiap bulannya. Namun bila Anda bukan seorang dengan dompet tebal, maka tak perlu berkecil hati.

Mbak Ria menganjurkan para peserta untuk melihat kembali isi almarinya. Jangan-jangan nih ada banyak pakaian yang sudah lama tidak dipakai dan tertumpuk di bagian bawah. So, tak ada salahnya kalau sekali-kali bongkar almari. Mau ngapain, sih?

Mix and match, dong. Yup! Untuk tampil lebih baik, kita bisa lho menggunakan pakaian-pakaian lama lalu mulailah memadu padankan. Kita hanya perlu meluangkan waktu untuk mencoba satu persatu pakaian tersebut. Dari pakaian-pakaian lama yang kita padu padankan, bisa jadi kita akan menemukan gaya baru.

Kuncinya hanya satu. Percaya diri! Padu padankan sebuah atasan dengan bawahan yang lain, warna satu dengan lain, coraks atu dengan lain. Banyak pilihan kok. Ber-eksperimen-lah di depan cermin. Jangan cermin setengah badan, ya. Tapi cermin utuh yang tinggi sepenuh badan. Kalau dirasa kita padu padan kita bagus dan pede memakainya, maka pakailah!

Etapi nih ya, kalau ternyata banyak pakaian yang sudah tidak bisa dipakai tapi masih dalam kondisi bagus,entah karena sudah kegedean atau kekecilan, warna yang nggak cocok, nggak ada salahnya kok kalau dibuat garage sale. Kegiatan ini benefitnya banyak, lho. Selain membantu kita menghilangkan tumpukan pakaian yang sudah nggak kepakai, kegiatan ini juga bisa membantu untuk mengosongkan almari, daaann ... duitnya bisa kita buat untuk beli pakaian baru, yang lebih up to date gitu, hihi ... Kalau kata Kak Ria sih, smart ladies selling her stuff on garage sale.

Tips Mix and Match
Urusan mix and match memang lebih kembali kepada diri sendiri. Pede nggak kalau pakai pakaian seperti itu. Tapi bagi Anda yang masih bingung gimana enaknya sih mix and match itu, Kak Ris ngasih tips nih yang bisa Anda gunakan sebagai panduan saat mix and match pakaian. Cekidot!

Carilah inspirator. Sekarang zamannya media sosial. Dan di media sosial semisal instagram banyak kok fashionista yang bisa dijadikan rujukan. Coba lihat dan perhatikan bagaimana mereka berpenampilan. Kalau perlu follow akunnya. Tidak harus tepat seperti mereka sih. Itu hanya sebagai referensi saja. Selanjutnya, silahkan dipadu padankan sesua dengan diri sendiri.

Cobalah sesuatu yang baru. Ada beberapa orang yang cenderung hanya memiliki satu atau dua warna kesayangan. Mereka bisa dibilang sudah terlanjur nyaman dnegan warna-warna itu. Kalau dibuka almarinya, ya hanya warna itu yang ada di sana. Misal nih, orang yang bertubuh gemuk lebih cenderung menggunakan warna hitam atau warna gelap karena afaknya yang katanya memberikan kesan langsing. Nah, cobalah mix and match warna lain. Bisa dikombinasi, atau malah menghilangkan warna hitamnya sama sekali. Atau yang biasa pakai polos, lalu dikombinasi dengan motif. Bisa dicoba, sih.

Bagi yang kurang tinggi. Bagi yang dikaruniai badan yang kurang tinggi, nggak perlu berkecil hati. Masih bisa kok mix and match dan tampil gaya. Kak Ria ngasih tips nih, untuk yang berbedan kurang tinggi, jangan smapai bagian bawah pakaian melebihi mata kaki. Maksimal sedikit di atas mata kaki. Ini dimaksudkan agar pemilik badan kurang tinggi tidak terlihat tenggelam dengan pakaian yang dikenakan.

Pengguna hijab syari. Bagi yang terbiasa menggunakan pakaian syari, Anda juga bisa kok tampil gaya. Dalam hal ini Kak Ria memberikan sarah bagi pengguna pakaian syari untuk memperbanyak outer. Bisa dalam bentuk jaket, blazer, cardigan, barelo, sweater, atau juga hoodie. Anda tetap menggunakan pakaian syari namun dipadu padankan dengan aneka macam outer tadi. Anda juga bisa memadu padankan antara polos dengan corak.

Beli yang sedang trend. Seperti saran Kak Ria sebelumnya, kalau banyak pakaian yang masih bagus tapi sudah tidak bisa dipakai, lakukan garage sale aja. Uang yang didapat dari garage sale bisa digunakan untuk membeli pakaian-pakaian baru yang lebih up to date. Untuk awal, cari dulu informasi apa sih yang sedang menjadi trend saat ini. Baik itu warna, motif, model, dll. Bolehlah beli satu atau dua barang untuk mendukung penampilan kita. Asal nggak berlebihan sih, ya, haha.

Nah, itu tadi tips seputar mix and match penampilan dari Kak Octaria Kenes. Dan musti tetap diingat bahwa kunci semua ini adalah rasa cocok dan nyaman dari dalam diri kita dengan penampilan sendiri. Dan secara tidak langsung ini dapat meningkatkan rasa percaya diri kita. Kita seperti merasa inilah saya, sebagai diri sendiri. Selamat mencoba!



~ Hana Aina ~



Baca juga, ya ...


3 komentar:

  1. Hiyahiya.. Tampaknya aku antara cuek dan simple

    BalasHapus
  2. saya tipe cuek dan simpel. Asal saya bahagia saja, saya pakai hihihi. Akhir-akhir ini saya lagi senangnya hunting outer, bukan mau sesuai fashion (karena gak ngerti juga) cuma nyaman aja, walau pun koleksi baju saya irit bin itu-itu aja, tapi spertinya dengan outer, gak ada yang tau kalau baju saya itu-itu aja :D

    BalasHapus
  3. sepertinya saya tipe simpel dan cuek deh hehehe

    BalasHapus

Terima kasih telah berbagi komentar