Kamis, 01 Juni 2017

Singgah di Pesta Buntel dan Nikmati Sensasi Rasa di Setiap Buntelan-nya


Ngomongin kuliner di kota Solo itu tidak akan ada habisnya. Ada banyak tempat makan, baik cafe, restoran, maupun warung, bertebaran di sepanjang jalan. Ibarat kata, Anda tidak perlu takut kelaparan di sini. Asalkan bawa duit, ya, hehe.

Saya akan memperkenalkan satu lagi tempat makan yang bisa menjadi referensi Anda saat singgah di kota Bengawan. Namanya Pesta Buntel. Huahaha ... Sesuai dengan namanya, hidangan yang disajikan di sini semuanya serba dibuntel.

Dalam bahasa Indonesia, dibuntel itu artinya dibungkus. Ini adalah salah satu keunikan yang disuguhkan dari Pesta Buntel. Semua makanan dibuntel dengan daun pisang sebelum dibakar dengan arang. Hmm ... Kenapa daun pisang, ya?


Ternyata daun pisang yang dibakar dengan arang akan menghasilkan rasa dan aroma tertentu. Rasa dan aroma ini akan mempengaruhi makanan yang ada di dalamnya. Dan sebenarnya, penggunaan daun pisang sebagai pembungkus saat pemrosesan makanan bukanlah sesuatu yang baru di Solo. Banyak makanan khas Solo yang mengalami perlakuan yang sama. Sebut saja sego bakar, carang gesing, garang asem, dan masih banyak makanan lainnya.


Variasi Menu Buntelan

Nah, kalau di Pesta Buntel sajian menu-menunya unik. Ini merupakan perpaduan makanan dari luar negri dengan lokal. Ada beberapa menu barat seperti pasta, dan juga masakan timur seperti nasi Hainan, yang dikombinasi dengan citarasa lokal.

Sebenarnya saya kurang familiar dengan jenis pasta. Yang saya tahu ya hanya spageti. Tapi ternyata, macam pasta itu banyak sekali, ya. Bentuknya pun juga beragam. Ah, kalau saya disodori jenis pasta selain lain spageti, saya pasti akan menyebut semuanya sebagai macaroni. Bagaimanapun bentuknya, haha 😃



Hingga suatu hari saya penasaran lalu tanya ke mbah google tentang jenis-jenbis pasta ini. Waah ... ternyata jenis pasta begitu banyak. Beda bentuk, beda nama. Selain spageti yang panjang seperti lidi, ada juga macaroni yang berbentuk seperti huruf C. Ada pula fusilli yang berbentuk seperti spiral. Ada lagi fettuccini yang memanjang dan pipih. Pasta yang berbentuk lembaran disebut lasagna. Belum lagi penne yang berbentuk seperti pipa kecil dengan kedua ujung runcing. Dan masih banyak lagi.

Awalnya Pesta Buntel bernama Pasta Buntel. Ini sesuai dengan menunya yang hanya menyajikan makanan dengan bahan dasar pasta. Namun kedepannya, Pasta Buntel bertransformasi menjadi Pesta Buntel. Ada beberapa menu non pasta yang kini bisa dipesan di sini.

Nah, kalau ngomongin soal harga, jangan khawatir. Nggak perlu merogoh kocek dalam kok untuk menikmati satu menunya. Sangat murah meriah. Berkisar antara 12K sampai dengan 25K. Lumayan, kan ^^


Hmm ... Lalu, di Pesta Buntel ini ada menu apa saja, ya?



Aneka Pasta. Mau Penne atau Fusilli? Keduanya ada di sini. Kedua jenis pasta ini dimasak dengan menggunakan bumbu lokal maupun internasional. Ada pilihan pasta dengan mozarella dan tomato blackpepper. Atau pasta dengan citarasa lokal seperti cabe ijo, sambal padang, dan juga rica.




Aneka Olahan Nasi. Pilihan lain selain pasta adalah nasi. Ada nasi goreng yang dimasak dengan aneka sambal : sambal ijo, sambal matah, dan juga sambal padang. Jika ingin varian nasi yang lain, ada nasi Hainan fillet dan rica.



Aneka Snack. Jika belum ingin makan beasr, cukup ngemil saja, ada beberapa snak yang bisa dipesan di sini. Ada mendoan, jamur crispy, onion ring, mixball, dll.



Aneka Beverage. Pesan makanan nggak lengkap tanpa pesan minuman. Ada red velved latte, matcha latte, coklat, dll.




Suasana Ala Rumah Sendiri

Pesta Buntel terletak di belakang Oh La Vita. Tepatnya di daerah Sriwedari. Jadi, posisi Pesta Buntel ini memang masuk gang kecil yang hanya bisa dilewati oleh 1 mobil. Karena konsepnya seperti rumah, tempat parkirnya tidak begitu luas.

Memasuki Pesta Buntel seperti masuk ke rumah sendiri. Suasananya benar-benar homy. Ada teras kecil pada bagian depan, lalu disambung dengan ruang tengah yang luas. Ada juga ruangan samping dengan suasana sedikit terbuka. Tinggal pilih nih mau duduk dimana. Kalau mau yang agak semilir, bisa pilih di teras rumah. Kalau mau agak sedikit sepi, bisa pilih di sayap samping.



Pemilihan interiornya pun juga mendukung suasana. Ada beberapa kursi tanpa lengan di ruang tengah. Namun kalau ingin sedikit santai, bisa memilih sofa.

Yang unik dari tempat makna milik putra presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, ini adalah tersedianya beberapa permainan. Jadi, saat Anda menunggu pesanan datang, Anda bisa memanfaatkannya bermain bersama teman. Tidak akan ada rasa bosan hingga pesanan tiba.



Anda bisa juga cekrek cekerek dulu, karena suasananya memang instagramable. Zaman sekarang nih, ya. Kurang afdhol kalau main ke suatu tempat tanpa mengabadikannya, lalu share di sosmed, haha :D :D Selamat berkuliner ria, ya ...


Pesta Buntel
Jl. Tirtosari, Sriwedari, Laweyan, Surakarta
Telp : (0271) 7461633
Buka : 11.00 – 22.00

11 komentar:

  1. Aku suka pasta :D makanya pas dengar pasta dibuntel juga jadi penasaran. Favorit di tempat ini fusili sambal matah hehehe harganya bagi aku terjangkau banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama,Mak. Sambal matah rasanya pas dilidahku ^^

      Hapus
  2. Oalahh ini punya anak pak jokowi jg yaaa... Aku hrs bilang ke mama nih supaya pas mudik nanti nyobain :D. Syg thn ini aku g mudik ke solo mba.. Awalnya td baca judulnya, aku pikir ini bakal ngebahas sate buntel wkwkwkwk ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Next time kalau mudik, Mbak ^^

      Hapus
  3. ngiler mbak...kapan-kapan kalau pulkam mampir kesini ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aih, pulkamnya ke Solo juga? ^^

      Hapus
  4. pasta dimasak dalam daun pisang..rasanya pasti lebih enak dan bumbu meresap sempurna

    BalasHapus
  5. buka blogpostnya siang-siang & pas puasa, lengkap sudah paket "bikin laper" ini hehe

    baru tau aku kalau pasta buntel juga punya mas gibran, mbak. banyak bener dah bisnisnya
    sama, taunya juga kalau yg bentuknya macam itu namanya makaroni haha, ngga tau mana Fusilli atau apa itu lah XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk ...

      Ternyata saya ada temannya :P :P

      Hapus
  6. Boleh juga ni usahnya anak pak presiden. kapan-kapan coba mampir ah hehehe

    BalasHapus

Terima kasih telah berbagi komentar