Kamis, 27 November 2014

MAJU BERBISNIS MENEMBUS GEOGRAFIS


Perkembangan teknologi berjalan sangat pesat. Jauhnya jarak bukan lagi sebuah halangan untuk saling menyapa, ngobrol, bahkan berbagi pengalaman dan ilmu antar manusia di seluruh penjuru dunia. Inilah yang dimanfaatkan oleh Muri Handayani, seorang tentor sekaligus pendiri Sekolah Bisnis Online.
Sekolah Bisnis Online yang didirikan oleh Hani, demikian dia biasa disapa, dimulai sejak 20 September 2014. Ini merupakan lembaga non formal yang mengajarkan banyak hal, terutama tentang seluk beluk membangun dan menjalankan bisnis secara online. Dengan memanfaatkan berbagai macam sosial media yang tersedia seperti facebook, twitter, dan instagram, Hani tidak segan membagi ilmu dan pengalamannya kepada murid-muridnya.

Hani membidik para ibu rumah tangga sebagai muridnya, dengan alasan banyaknya ibu rumah tangga yang ingin membantu suami mereka dari sisi keuangan namun tetap ingin mengedepankan kebersamaan bersama keluarga. Dalam hal ini, para ibu rumah tangga tersebut hanya perlu duduk manis di depan laptop atau smartphone mereka dan mengakses facebook. Meski pada kenyataannya tidak hanya para ibu saja yang tertarik bergabung di sekolahnya. Para bapak pun ada. Selain itu, tidak sedikit pula karyawan yang sedang berada dalam fase keraguan karena keinginannya untuk resign dengan alasan penghasilan dari bisnis online terkadang melebihi gajinya sebagai karyawan.
“Dengan bertumbuhnya pengusaha-pengusaha baru maka akan banyak lapangan kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran,” tambah alumni Universitas Budi Luhur ini.
Semua dipersilahkan untuk bergabung di sekolah ini. Apalagi jika menginginkan memulai ataupun mengembangkan bisnis onlinenya. Jadi tidak heran jika murid-murid di sekolah online ini bukan hanya berasal dari Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tapi juga dari berbagai negara seperti Amerika, Swedia, dan juga Kairo.
Di sekolah online milik Hani, banyak materi yang diajarkan. Mulai dari excellent service, branding, sistem pembayaran, tips dan trik, optimasi sosisal media, pemasaran, foto produk cantik, pengemasan, waspada penipuan, penentuan harga jual, hingga sistem keagenan. Sangat komplit, bukan?
Menurut Hani, banyak keunggulan berbisnis secara online, diantaranya adalah waktu yang flexible seolah-olah toko tersebut buka 24 jam karena pebisnis dapat merespon konsumen kapan saja. Selain itu biasa berbisnis via online lebih murah karena tidak harus menyediakan etalase dan keperluan toko lainnya. Dan yang terpenting adalah jangkauannya yang luas hingga internasional yang berdampak pada potensi percepatan perkembangan bisnis.
Hani menambahkan, selain keunggulan tadi, bisnis online juga mempunyai kelemahan. Kelemahan tersebut terdapat pada kualitas warna dari foto produk yang terkadang tidak kurang sesuai dengan aslinya. Selain itu, bisnis online sangat tergantung dengan jaringan internet. Hal ini perlu menjadi perhatian karena interaksi dengan calon konsumen 80% terjadi di sosial media. Jika jaringan bermasalah, maka secara otomatis transaksi tidak dapat dilakukan.
 Di akhir wawancara, Hani tidak segan membagi tips bagi Anda yang akan memulai bisnis online. Yang harus dilakukan pertama kali oleh para pebisnis online adalah menentukan produk/jasa apa yang akan dijual, lalu menentukan target marketnya. Anda dapat memanfaatkan media sosial seperti facebook, twitter, dan instagram dengan membuat akun dengan menggunakan nama toko yang Anda inginkan. Langkah selanjutnya adalah Anda harus mengambil foto semenarik mungkin sebagai promosi atas produk/jasa yang ditawarkan. Dan yang terpenting adalah melengkapi saran komunikasi yang mempermudah hubungan Anda dengan konsumen seperti BBM, Line, WA, Email, dll.
Satu hal lagi yang tak kalah pentingnya saat sudah memulai bisnis adalah memaintenance konsumen. Konsumen harus menjadi bagian dari bisnis. Tidak hanya sekedar menjadi pembeli, tapi juga sebagai penentu produk/jasa yang akan dilempar ke pasar. Anda dapat membuat data base dari para konsumen dengan membuat kartu member, memberikan hadiah jika konsumen Anda melakukan transaksi yang besar, serta melibatkan mereka dalam banyak kegiatan yang Anda selenggarakan.
“Yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis ini adalah perlunya kewaspadaan akan adanya penipuan, dan kualitas foto yang dibuat semenarik mungkin untuk menarik pelanggan,” tambah wanita pemegang merek dagang RaZha untuk produknya ini, menutup wawancara.

2 komentar:

  1. Jadi pengen ikut kelasnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan add FB beliau ... https://www.facebook.com/muri.hani.handayani?fref=nf ... atau ... https://www.facebook.com/profile.php?id=100006393975404&fref=ts. Ada banyak kelas yang bisa diikuti. Semoga bermanfaat :)

      Hapus

Terima kasih telah berbagi komentar