Senin, 01 Februari 2016

Perlengkapan Pengendara Motor Kala Hujan Tiba



Beberapa hari terakhir ini Solo mendung berkepanjangan. Matahari hanya sesekali saja muncul dengan kehangatan sinarnya. Alhasil cucian numpuk, banyak yang nggak kering, hehe ^^ Awal-awal tahun masih masuk musin penghujan, ya. Cuaca sering tidak menentu. Pagi hari cerah. Sedikit siang mendadak mendung lalu turun hujan. Tapi Alhamdulillah sih hujannya gerimis. Cuman rintik-rintik aja. Tapi dampaknya, waahhh ... Suasana seperti ini nih yang sering membuat kita sering terbuai. Bawaannya ngantuk melulu.

Hujan sebenarnya adalah anugerah. Saat hujan turun, saat itu pula Alloh menurunkan rahmatNya. Air hujan dapat menjadi berkah bagi kehidupan. Tumbuhan tidak lagi layu, udara menjadi bersih, dan terkadang saat pertama kali hujan turun setelah sekian lama gersang, tercium aroma tanah yang segar. Selain itu, kalau hujan turun itu berarti akan bertambah pula cadangan air dalam tanah. Karenanya, sisihkan sedikit tanah resapan di halaman rumah, tanamlah pepohonan di sana. Jangan sampai semua dicor. Sayang kan kalau air hujannya terbuang percuma. Akar pohon yang Anda tanam akan membatu mengikat air yang meresap ke dalam tanah.
Meski hujan sering turun (Yeah, namanya juga sedang masuk musim hujan ^^) jangan sekali-kali mengeluh, ya. "Yah, hujan lagi." atau "Kok hujan terus, sih." Dan tahukah Anda bahwa saat turun hujan adalah salah satu saat yang tepat untuk berdo’a. Karena ini adalah salah satu waktu mustajab dikabulkannya do'a. Jadi, banyak-banyaklah berdo'a yang baik-baik, semoga do'a-do'a tersebut diijabahi. Amin :) 

“Carilah do’a yang mustajab pada 3 keadaan : (1) Bertemunya 2 pasukan, (2) Menjelang sholat dilaksanakan, dan (3) Saat turun hujan."


Bagi Anda yang sering beraktivitas di luar rumah, hujan bukan halangan dong. Meski hujan turun, aktivitas jalan terus. Hanya saja, kalau sudah musim hujan seperti ini akan ada bawaan ekstra yang musti disiapkan. Nggak masalah ya ribet sedikit, asal semua aman. Apalagi bagi pengendara motor seperti Saya. Beberapa barang harus selalu ada di bagasi sepeda motor. Jadi, saat hujan turun dimana pun, Saya sudah siap untuk menyambutnya, hehe ^^' Yuk, dibongkar apa saja sih isinya :D :D 

Sandal
Selalu sediakan sandal di dalam bagasi motor. Biasanya sih sandal jepit, ya. Saat hujan tiba, Anda tidak perlu khawatir sepatu Anda basah. Ganti saja dengan sandal jepit yang tersedia. Dengan demikian, Anda tetap leluasa berkendara meski di tengah hujan tanpa harus was-was sepatu kesayangan rusak karena basah. Apalagi kalau sepatu Anda terbuat dari bahan yang kurang bersahabat dengan air. Wah, sayang sekalikan kalau rusak ^^

Kantong Plastik 
Jangan remehkan barang yang satu ini. Serba guna dan mudah didapat. Biasanya saya membawa 2 sampai 3 buah kantong plastik. Saat hujan tiba, saya masukkan barang-barang penting ke dalam kantong plastik. Gadget mungkin. Bungkus semua dalam satu kantong. Anda bisa menyediakan satu kantong plastik yang lain khusus untuk tempat sepatu Anda. Letakkan sepatu Anda bersama kaus kakinya, lalu ikat yang rapi. Kalau motor Anda adalah motor matic, Anda dapat menyimpan sepatu Anda di dalam bagasi motor. Atau jika motor Anda adalah motor bebek, Anda dapat menggantungkannya di gantungan yang tersedia di motor Anda. Dan perjalanan pun berlanjut :D :D

Jas Hujan
Ini intinya. Jas hujan. Kalau sampai jas hujan tertinggal, alamat deh, Anda pasti tidak bisa melanjutkan perjalanan. Musti berteduh menunggu hingga hujan reda. Atau Anda mau nekat hujan-hujan? Hati-hati lho masuk angin, hihi ^^ Sekarang, jas hujan hadir dengan berbagai macam model. Ada yang atasan bawahan, ada pula yang terusan. Anda juga dapat menyesuaikan dengan pakaian. Mau yang pakai model bawahan rok atau juga celana panjang. Pilih yang model kelelawar atau yang ada lengannya. Tergantung selera Anda. Yang jelas, pilihlah model yang menurut Anda nyaman digunakan dan tidak mengganggu Anda saat mengendarai motor. Warnanya pun beragam. Mau warna ngejreng seperti merah, ungu, oranye, pink. Atau pilih warna kalem seperti hitam, coklat, hijau tua. Kalau sudah begini, seperti sedang memilih fashion saja, ya, haha =D

Bag Cover
Saya sering memakai tas ransel. Meski ketika hujan ransel Saya aman berlindung di bawah jas hujan, namun terkadang terpaan angin dan percikan air hujan di jalan dapat terciprat kemana-mana. Termasuk mengenai tas Saya. Karenanya, Saya tetap melindungi ransel dengan cover bag. Hanya sekedar untuk antisipasi, dan memastikan semua yang Saya bawa aman.

Payung
Tidak semua tempat parkir langsung terhubung dengan gedung. Kalau iya sih aman. Anda tinggal jalan saja. Tapi jika tempat parkir letaknya lumayan jauh, dan Anda harus melewati ruangan terbuka, Anda perlu payung. Tidak perlu membawa payung yang besar. Cukup payung lipat yang dapat Anda letakkan di tas atau di bagasi motor. Jangan lupa untuk tetap menyediakan kantong plastik. Saat Anda sudah sampai di tempat tujuan, lalu payung Anda lipat kembali, masukkan payung Anda ke dalam kantong plastik. Jangan langsung masuk ke dalam tas, ya. Bisa-bisa barang bawaan Anda basah. Apalagi kalau sampai tetesan air dari payung Anda tercecer dimana-mana dan mengotori lantai. Kemudian air tersebut terinjak sepatu dan membentuk jejak-jejak sepatu. Bisa-bisa Anda dipelototi sama petugas kebersihan, ya, haha :D :D

Kain Lap
Saat hujan telah reda dan semua basah olehnya, saatnya Anda mengeringkan beberapa bagian motor Anda. Seperti bagian jok motor dan kaca spion. Pasti akan kurang nyaman rasanya saat Anda harus duduk di jok yang basah. Karenyanya kain lap sangat penting untuk Anda sediakan. Belum lagi untuk mengelap jas hujan Anda sebelum kembali Anda simpan karena hujan telah reda. Pastikan jas hujan Anda kering sebelum disimpan agar tidak lembab. Kalau ada panas, Anda bisa menjemurnya. Tapi kalau tidak, atau Anda lupa untuk menjemurnya, paling tidak dengan mengeringkan dengan kain lap dapat membantunya kering. Jangan sampai jas hujan Anda bau, apalagi lumutan, huaaa ... :D :D

Bagi pengendara motor musti ingat juga, ya. Kalau hujan seperti ini, jalanan beraspal menjadi licin. Meski demikian, tidak sedikit di antara pengendara yang biasanya malah melaju dengan kecepatan tinggi. Mungkin agar cepat sampai tujuan kali, ya. Di sisi lain yang perlu diwaspadai adalah adanya jalan berlubang. Apalagi jika sudah tergenang air. Jalan berlubang tidak terlihat. So, musti hati-hati dan ingat, jalan mana saja yang terdapat lubang-lubang besar tersebut. Jangan sampai terjatuh, dan nggak perlu cepat-cepat. Slow aja. Nikmati hujannya, sambil nyanyi ini ...

“Yang, hujan turun lagi. Di bawah mantol hitam, kuberlindung ...”

Etapi itu kalau hujannya ringan,ya. Kalau hujannya sudah mulai lebat, lebih baik berhenti lalu cari tempat berlindung. Sebab biasanya kalau hujan lebat, hujan tidak hanya membawa air, tapi juga teman-temannya: Angin, guntur, bahkan petir. Jangan lupa waspada dengan petir, ya ^^
Nah, siapapun Anda musti siap siaga saat musim hujan tiba, terutama yang berhubungan dengan kesehatan badan. Tak jarang saat musim hujan, terutama pada awal musim, banyak yang mulai terserang sakit. Entah itu batuk, pilek, flu, atau sekedar masuk angin. Kalau sudah begini, aktivitas pasti terganggu, ya. Karenanya jaga daya tahan tubuh Anda. Perbanyak makan sayur dan buah. Jangan lupa asupan air putih juga, ya. Dan yang tak kalah penting, istirahatlah yang cukup agar tubuh Anda fit kembali. Selamat berkendara ^^

28 komentar:

  1. kain lap emang penting banget tuh, kadang kena cipratan air dari mana aja, klo pake tisue kurang bersih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mak. Nggak nyaman kalau aktivitas pakai baju yang basah kuyup ^^

      Hapus
  2. Kalau perlengkapan aku sandal, kresek, jas hujan, sama kain kanebo. G pernah pame bag cover, soalnya tas udah ketutupan jas ujan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini buat antisipasi, Mak. Biasanya kalau hujan angin, saya pakai bag cover. Biar aman bawaannya ^^

      Hapus
  3. Kalo hujannya g bgitu deras mski baWa mntel dn kbtuln pulangkrja skligus srgMnya g dpke esoknya, aku serig ujan2an mbk. Hee

    Brulah klo jlegar jleger petirmya, aku pke mantel potongan itu mbk. Hheee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hati-hati masuk angin, Mak. Semoga sehat selalu, ya :)

      Hapus
  4. Wuah.. info penting nih. Noted. Terima kasih atas sharing-nya ;)

    Berkunjung juga ya ke blog sy http://bit.ly/ayomaubertanya dan meninggalkan jejak/komentar di sana, agar pada kesempatan lain saya dapat kembali membaca tulisannya  

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih. Segera meluncur :D :D

      Hapus
  5. wah, banyak amat mb bawaannya. bagasi motrku kecil. cuma muat jas hujan aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nggak muat, yang lain masuk tas, Mak :) :)

      Hapus
  6. andalah saya : ponco hujan sama sendal jepit yeaahh. haha

    BalasHapus
  7. sebagai pengendara motor, barang bawaan ku kudu lengkap, kalo enggak bahaya deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup. Nggak kebayang berapa lama waktu terbuang menunggu hujan reda :) :)

      Hapus
  8. Penting banget semua yang tadi disebut.
    Wahaha itu lagunya, kayaknya seangkatan deh sama aku :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiahaha ... Itu lagu angkatan ibu saya, Mak :D :D

      Hapus
  9. Betul mba, di musim hujan peralatan perang seperti yg mba sebutkan tadi wajib dibawa. Plus pakaian ganti juga kali ya, soalnya biar udah pakai jas hujan pakaian suka kena basah juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, jadi musti hati-hati, pelan-pelan saja ... Hihi, malah nyanyi ^^'

      Hapus
  10. Aku sendal jepit, tissue basah (buat ngelap tumit kaki) samq payung :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip ...!!! Sandal jepit memang selalu menjadi favorit :D :D

      Hapus
  11. nah yang bener tuh seperti ini, banyak pengguna motor suka gak bawa jas hujan, kalau sudha muali hujan langsnung diekbutin jalannya, lalu pada neduh, gimana bisa cepet sampai rumah ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak. Jadi berasa balapan gimana gituh. Padahal saat itu jalan licin. Nggak takut kalau terjadi apa-apa kale, ya :( :(

      Hapus
  12. Seperti pepatah, sedia payung sebelum hujan.

    BalasHapus
  13. hahaha, gw banget dah ini mba.
    mau ujan mau panas terik, naik motor selalu diusahakan tertutup, makanya kalau udah sampai tempat tujuan suka ilang cantiknya #hiksss~~~



    buleipotan.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting kan aman, Mbak ^^

      Hapus
  14. Mba Hana.. komplet banget tips dan sarannya.. Bagian Akung tuh nyiapin perlengkapan penangkal hujan biar kegiatan tetap jalan walau hujan menghadang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Uti. Semoga bermanfaat ^^

      Hapus

Terima kasih telah berbagi komentar