Selasa, 03 November 2015

PIKNIK?! KAPAN LAGI?!


       
 Jarang sekali bagi kami –saya dan keluarga- memiliki waktu luang untuk berkumpul. Maklum, kami adalah keluarga yang hampir semua anggotanya adalah pekerja. Saat pagi tiba, semua sibuk dengan persiapan ke tempat kerja. Rumah jadi riuh. Apalagi ketika sarapan dan antri kamar mandi. Tapi begitu mendekati jam 8, bruuulll … ^^

Satu per satu dari kami menghilang, berangkat kerja. Rumah jadi sepi. Dan kejadian ini akan berulang saat petang menjelang. Satu persatu pula kami akan pulang. Dalam keadaan lelah, tak banyak yang kami lakukan. Istirahat, tiduran, atau sekedar nonton televisi.
Kami jarang berkumpul bersama. Tak terkecuali saat hari minggu. Masing-masing akan sibuk ber-me time ria. Jalan-jalan dengan teman, ke salon, atau malah balas dendam dengan tidur seharian. Itu sebabnya, kami benar-benar butuh piknik.
Namun merencanakan piknik bagi keluarga saya tidak bisa hanya 2 atau 3 hari langsung jadi. Butuh waktu berbulan-bulan sebelumnya hanya untuk menentukan tanggal keberangkatan. Kalau masalah yang lain, sih, malah lebih mudah. Tapi menentukan tanggal ini yang paling sulit. Terkadang, yang lain bisa, yang satu tidak bisa. Atau malah sebaliknya. Dan lagi-lagi karena alasan pekerjaan. Huaaa ... :(



Itu sebabnya pula, saat kami putuskan untuk berpiknik, destinasinya pun tidak akan jauh-jauh dari Solo, kota tempat tinggal kami sekarang. Paling jauh kami piknik ke Jogja. Ini semua masih berhubungan dengan waktu libur yang kami miliki yang super singkat. Biasanya hanya satu hari saja. ini sangat tidak memungkinkan bagi kami untuk menginap. Kalau bisa make a wish, nih. pingin sekali-kali piknik ke tempat yang jauh :( 
Beberapa hal sederhana biasa kami siapkan sebelum berangkat. Mulai dari pengecekan kelayakan mobil. Nggak asyikkan kalau sedang asyiknya piknik tiba-tiba mobil mogok dan kita musti turun buat dorong. Kami biasa membawa makanan dan minuman sendiri. Secara, biasanya harga makanan dan minuman di tempat wisata itu lebih mahal dari harga normal. Perlengkapan pribadi juga perlu diperhatikan. Dan yang paling penting adalah obat-obatan, seperti obat anti mual, pusing, minyak angin, minyak kayu putih. Kalau ada obat khusus yang harus dikonsumsi rutin juga jangan lupa untuk dibawa. Untuk jaga-jaga. Meski kita selalu berharap tidak terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan saat piknik nanti.
Bagi kami, piknik tidak hanya sekedar jalan-jalan. Selain refreshing, menyegarkan kembali otak yang telah penat, piknik juga sebagai salah satu sarana agar kami dapat berkumpul sekeluarga. kapan lagi. Pergi satu mobil, ngobrol sana sini sambil bercanda ria. Eh, tapi tahu nggak, sih. Ternyata banyak manfaat dari piknik, lho. Selain memberikan suasana baru selain kantor dan rumah, dua tempat dimana biasanya banyak orang menghabiskan waktu, piknik juga dapat membuat pikiran kita fresh. Bolehlah sekali-kali, tidak melulu memikirkan pekerjaan kantor maupun rumah, cukup menikmati perjalanan dan keindahan alam. Terlebih jika kita pergi piknik ke tempat destinasi baru dan belum pernah kita kunjungi. Selain menambah wawasan, kita juga bisa dapat ilmu baru, lho. Apalagi kalau pikniknya di alam terbuka. Ini juga dapat menjadi salah satu cara lebih mengenal kebesaran Tuhan, menjadikan kita lebih banyak bersyukur atas nikmat yang telah kita terima selama ini.
Sudah menjadi kebiasaan di keluarga saya kalau pergi piknik, kami akan mengajak teman, saudara, atau tetangga dekat. Ini dapat mempererat silaturahmi. Belum lagi saat di tempat tujuan, lalu kita berkenalan dengan orang lain. Bolehlah menambah pertemanan :D
Dan yang terpenting ini, ya, kalau piknik jangan lupa ambil foto yang banyak. Sekarang kan lagi negtren tuh meng up load foto lagi traveling ke sosial media. Atau kamu bisa buat liputan sendiri tentang traveling kamu di blog, bahkan kamu bisa mengirimkannya ke majalah yang disertatai foto-foto hasil jepretan kamu. Siapa tahu kamu beruntung dan dimuat. Lumayankan honornya. Biat nambah tabungan biaya piknik berikutnya.
Happy piknik!

14 komentar:

  1. Duh, saya rindu piknik nih mbak .

    BalasHapus
  2. Yang terpenting, kebersamaannya mbak Hana. itu yang akan memberi kesan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat! Quality time untuk keluarga harus dijadwalkan lebih sering :) :)

      Hapus
  3. bila setelah piknik, anggota keluarga memberikan komentar,"kapan kita piknik lagi, ya?" itu pertanda piknik yang telah dilalui sukses dan memberikan kepuasam. kapan piknik bareng iidn solo ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, Bu Ima. Ide yang bagus. Kapan IIDN piknik? :D :D

      Hapus
  4. Piknik selalu asik sih... Jadi, Kapan piknik lagi? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan, Mbak? Akhir tahun ini, mungkin? :D

      Hapus
  5. ya juga ya...piknik jadikan keluarga makin klop n kompak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Salah satu ajang kumpul-kumpul :) :)

      Hapus
  6. Setuju dgn Mbak Pratiwi, Piknik sarana mengakrabkan keluarga dan bikin fresh berjamaah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat! Sepertinya seluruh anggota keluarga butuh yang namanya piknik :D :D

      Hapus
  7. Mbaa aku punya becandaan, piknik itu perlu supaya gak nyinyir sama urusan orang hahahaha :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyinyir akibat kurang piknik, ya. Hahaha :D :D

      Hapus

Terima kasih telah berbagi komentar