Senin, 02 November 2015

KOPDAR IIDN : KOMUNITAS BAGAIKAN KOMPOR

Komunitas Menulis IIDN di Majalah Hadila

Setiap kita memiliki suatu kesenangan yang biasa disebut dengan hobi. Antara satu orang dengan orang lainnya bisa jadi memiliki hobi yang sama. Meski tidak sedikit pula yang memiliki hobi yang berbeda.
Biasanya, orang-orang yang memiliki hobi yang sama akan berkumpul dan membentuk sebuah komunitas. Anda yang hobi menulis, akan bergabung dalam komunitas menulis. Yang punya hobi melukis, akan bergabung dalam komunitas melukis. 
Banyak manfaat yang bisa didapat jika bergabung dalam suatu komunitas. Mendapat banyak teman, itu sudah pasti. Biasanya mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi. Tapi yang jelas mereka memiliki kesamaan hobi. Ini sebuah keuntungan bagi Anda untuk mengembangkan networking. Biasanya hal ini berhubungan dengan sesuatu di luar bidang komunitas Anda. Sebagai contoh adalah Anda yang hobi memasak, maka hubungan pertemanan Anda dengan anggota komunitas yang lain bisa berkembang ke dunia bisnis. Anda dapat membeli bahan-bahan kue dari teman Anda, atau sebaliknya, teman Anda dapat membeli peralatan masak dari Anda.

Sharing Ilmu  
Di komunitas, Anda bisa sharing banyak hal kepada sesama anggota. Mulai dari ilmu, pengalaman, sampai tentang info lomba atau kegiatan. Dari acara sharing itulah tak jarang muncul ide-ide baru yang terinspirasi dari teman sesama komunitas. Yang lebih asyik dan seru adalah saat salah satu anggota komunitas mengukir prestasi. Hal ini bisa dianggap sebagai kompor bagi anggota yang lain. Secara otomatis mereka akan merasa panas untuk bergerak menyusul temannya yang telah berhasil. Dengan kata lain, saat Anda terjun dalam sebuah komunitas, Anda akan senantiasa disuntik semangat oleh anggota yang lain. 

Numpang Narsis

Jika Anda sudah terjun ke dalam sebuah komunitas, manfaatkan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan menjadi anggota yang pasif. Aktiflah dalam banyak hal. Mungkin bagi Anda yang cenderung pendiam akan merasa minder. Tapi Anda bisa sedikit demi sedikit mulai terbuka. Banyaklah berkenalan dengan teman satu komunitas. Seringlah ngobrol bersama mereka. Tidak harus selalu masalah hobi yang sama. Bisa juga sesekali ngobrol ringan masalah keseharian, bertanya tentang alamat, tempat bekerja, dll.
Berkomunitas sama juga berorganisasi. Dalam komunitas pasti ada yang namanya kepengurusan. Jika ada acara yang diselenggarakan oleh kominitas Anda, usahakan untuk berpartisipasi. Kalau Anda kebetulan terpilih menjadi bagian dalam kepanitiaan, jangan malu untuk memberikan masukan saat mengadakan rapat dan diskusi.

Numpang Nampang

Ini pula yang kami lakukan di komunitas menulis IIDN Solo Raya. Komunitas menulis yang terbentuk sejak Desember 2013 ini beranggotakan para perempuan dengan hobi menulis dari Solo dan sekitarnya. Meski namanya Ibu-Ibu Doyan Nulis, bukan berarti anggotanya ibu-ibu semua, yang mbak juga masih banyak. Yang penting kami punya hobi yang sama, yaitu menulis. 

Menyususn Agenda Kegiatan
Mendengarkan Dengan Serius




















Selain berbincang tentang dunia kepenulisan, kami juga sering sharing. Tidak hanya ilmu, namun juga pengalaman. Bukan hanya pengalaman menulis di media, namun juga menulis di blog atau bahkan sampai menerbitkan buku. Yang sering kami sharing adalah seputar mendapatkan ide untuk tulisan, proses selama penulisan, pengiriman naskah, hingga masalah honor dan royalti. Kami juga sering berbagi info lomba. Tidak jarang kami menjadi rival pada beberapa lomba. Asalkan tetap sportif, tak masalahkan?

Diskusi Seru

Menjadi kompor? Harus! Meski pun kami menulis di bidangnya masing-masing, tapi kami tidak pelit dalam berbagi ilmu. Ada Bu Candra, penulis religi. Bu Nurul, seorang penulis psikologi dan parenting. Bu Nur Hasanah, penulis cernak. Mbak Ety, seorang blogger. Dan masih banyak anggota IIDN Solo Raya berprestasi lainnya. Meski kami memiliki bidangnya  masing-masing, kami tidak alergi untuk belajar sesuatu yang baru.
Salah satu kekompakan yang saya rasakan di komunitas ini adalah komitmen. Di sela-sela kesibukan kami yang sebareg, kami masih dapat meluangkan waktu meski sejenak, hanya menyapa dalam komunikasi dunia maya atau juga sosial media yang lain. Inilah salah satu hikmah lain, mendapatkan keluarga baru.

Berbagi Tugas Kegiatan

Tahun 2015 ini menjadi tonggak baru bagi komunitas IIDN Solo Raya. Kami mulai mengembangkan sayap. Melalui beberapa event, IIDN Solo Raya mulai menunjukkan jatidirinya. Beberapa kali IIDN Solo Raya mendapat undangan untuk mengisi talkshow. Undangan wawancara dari beberapa media lokal pun kami dapat. Inilah saat IIDN Solo Raya mulai dikenal publik. 

Dapat Teman Baru
Tidak berhenti sampai di situ. Di akhir tahun ini pula IIDN Solo Raya akan menyelenggarakan event. Ini untuk pertama kalinya kami membuat event kami sendiri. Meski masih skala kecil, semoga ini dapat menjadi awal bagi kami untuk lebih berpartisipasi dalam masyarakat selain melalui tulisan. Penasaran event apasih yang sedang kami rancang? Tunggu kabar dari IIDN Solo Raya berikutnya, ya :D :D
IIDN Solo Raya, tiada henti berprestasi ...!!!

4 komentar:

  1. Hati-hati kompore mbledug.. Semoga bisa maju bersama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha ... Amin. Semoga, ya, Mbak :D :D

      Hapus
  2. hahaha ini namanya Geng Kompor IIDN, klo saya ngikut IIDN chapter jogja aja deh Mak :D
    salam kenal :D
    Sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin ... Salam kenal juga, Mak :D :D

      Hapus

Terima kasih telah berbagi komentar