Selasa, 30 Juli 2013

Menulis adalah Proses


By. Ari Kinoysan Wulandari

Menulis sering dianggap sebagai kegiatan ekstra yang memerlukan bakat khusus. Padahal menulis sama seperti kegiatan lainnya. Menulis lebih seperti proses; yang meliputi pengambilan KEPUTUSAN, LINEARITAS, KONTEKS SOSIAL, SUBJEKTIVITAS, dan OBJEKTIVITAS yang terjadi dari WAKTU KE WAKTU dengan menggunakan BAHASA.

Setiap penulis memiliki kombinasi istimewa mengenai PEMIKIRAN, PERENCANAAN, PENYUSUNAN, dan REVISI TULISAN dalam MENULISKAN sesuatu. Tidak peduli bagaimana seseorang menggambarkan prosesnya (misalnya, pertama saya berpikir tentang ide, lalu membuat kerangka pikiran di laptop; atau, pertama saya membuat garis besar naskah, kemudian bekerja dengan topik; dsb., setiap penulis biasanya tidak sadar telah melakukan NEGOSIASI rangkaian pilihan yang diperlukan dalam konteks INDIVIDUAL untuk menghasilkan RANCANGAN tulisan sebagai REPRESENTASI dari IDE-idenya.

Bagi kebanyakan penulis, negosiasi ini termasuk TRIAL AND ERROR seperti pemilihan kata, apakah mulai dengan contoh, apakah harus membuat kontradiksi, bagaimana membuat urutan, dst. ---yang semuanya menggunakan bahasa. Artinya, dalam menulis kita selalu menggunakan KATA-KATA untuk menemukan APA, BAGAIMANA, dan MENGAPA sesuatu harus dipercayai.

Pada akhirnya, harus disadari MENULIS adalah PROSES PANJANG, yang melibatkan seluruh pengalaman, penelitian, keilmuan, bacaan, opini, dukungan penulisnya terhadap SESUATU.

Jadi, menulis memang (tidak terlalu) gampang. Menulis tidak baik juga tidak apa-apa. Itu adalah proses menulis yang baik. Kalau tidak percaya, coba saja menulis setiap hari 2 halaman selama satu bulan. Pada hari ke-30 anda akan terkejut betapa BAIKNYA tulisan anda di hari itu dibandingkan tulisan anda pada hari ke-1.

Proses panjang, yang dalam konteks lain disebut “kesabaran” dan “ketekunan” dalam menulis. Dua hal yang sering diabaikan oleh pemula yang ingin instans dan suka ngeyel merasa tulisannya sudah terbaik. Sadarilah lebih baik menulis 1 jam selama lima hari rutin daripada menulis 5 jam dalam satu hari. Tidak usah buru-buru. Nikmati saja prosesnya.

Happy Writing, Be A Good Writer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berbagi komentar